[ 2025-08-07 ]
Pelatihan Rias Pengantin di BLK Lengkap: Dari Tata Rias hingga Ornamen Pernikahan
Kota Pekalongan – Pelatihan rias pengantin di Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi salah satu program yang paling diminati karena menyajikan pembelajaran secara menyeluruh. Tidak hanya teknik merias wajah pengantin, peserta juga diajarkan berbagai keterampilan pelengkap, seperti membuat ornamen dan aksesori khas pernikahan.
Instruktur pelatihan rias pengantin, Tris yang sudah membersamai peserta pelatihan di BLK lebih dari 5 tahun lalu menjelaskan bahwa program ini memang dirancang agar lulusan benar-benar siap menghadapi kebutuhan di lapangan. “Materi yang diajarkan mencakup semua hal yang berkaitan dengan pengantin. Mulai dari rias wajah, style kerudung, membuat tasbih, bunga saku, hingga janur dan dekorasi bunga. Semua dibekali agar peserta bisa tampil sebagai perias yang utuh, tidak setengah-setengah,” tuturnya.
Beberapa tahun ini, kegiatan pelatihan ditutup dengan uji kompetensi, di mana peserta diuji secara langsung kemampuan praktisnya. “Sebelim dilaksanakan Uji kompetensi, di akhir pelatihan merias, peserta akan melakukan pertunjukan atau peragaan. Namun setelah dilaksanakan uji kompetensi difokuskan pada penguasaan keterampilan, terutama rias pengantin muslim dan ornamen pendukungnya,” sambungnya.
Menurut Tris, peserta pelatihan sangat antusias karena mereka memang punya minat kuat di bidang ini. Selain itu, para peserta termasuk orang-orang beruntung, mengingat banyak masyarakat yang ingin mendaftar tapi tidak semuanya bisa diterima. Peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan hasil seleksi ketat.
Menariknya, dikatakan Tris banyak alumni dari pelatihan ini kini sukses membuka usaha rias pengantin. “Kebanyakan berawal dari hobi, tapi setelah ikut pelatihan, mereka punya kemampuan yang bisa dikembangkan menjadi profesi yang menjanjikan,” pungkasnya.
Dengan kurikulum yang lengkap dan pembelajaran yang aplikatif, pelatihan rias pengantin di BLK terus menjadi wadah bagi para calon perias profesional untuk mengembangkan bakat dan meniti karier di dunia tata rias.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)