Details Foto


Bahas Draf Nota Kesepakatan, Rutan Pekalongan Gandeng Pemkot Perkuat Ketahanan Pangan

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-07-24 ]

Bahas Draf Nota Kesepakatan, Rutan Pekalongan Gandeng Pemkot Perkuat Ketahanan Pangan

Kota Pekalongan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Pekalongan guna meningkatkan kualitas pembinaan dan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Komitmen ini diwujudkan melalui pembahasan draf Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja antara Rutan Pekalongan dan Pemkot Pekalongan, yang digelar di Ruang Tiga Negeri, Setda Kota Pekalongan, Rabu (23/07/2025).

Pertemuan ini menjadi titik awal finalisasi substansi kerja sama strategis yang difokuskan pada pendampingan dan dukungan sarana prasarana pertanian/perkebunan dalam rangka peningkatan pembinaan kemandirian WBP.

Kepala Rutan Pekalongan, Nanang Adi Susanto, yang hadir langsung dalam agenda ini bersama jajaran, menyampaikan bahwa, kolaborasi ini merupakan bentuk penguatan atas program ketahanan pangan yang telah diinisiasi Rutan selama beberapa tahun terakhir. Dalam program tersebut, warga binaan dilatih dan diberdayakan melalui kegiatan pertanian produktif, baik dalam bentuk pelatihan teknis maupun praktik langsung di lahan pertanian milik Rutan.

“Kerja sama ini tidak hanya soal penyediaan sarana, namun juga soal transfer pengetahuan dan penguatan kapasitas warga binaan. Melalui pendampingan dari dinas teknis, kami ingin membentuk SDM yang tidak hanya terampil, tetapi juga siap menjadi pelaku usaha tani mandiri ketika mereka kembali ke masyarakat,” tegas Nanang.

Dengan terealisasinya kerja sama ini, Karutan Nanang berharap, Rutan dapat mencetak lebih banyak warga binaan yang memiliki keterampilan praktis, produktif, dan siap menghadapi kehidupan yang lebih baik usai menjalani masa hukuman.

"Di sisi lain, program ini diharapkan juga mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan ketahanan pangan lokal dan pemberdayaan sumber daya manusia yang inklusif,"ungkapnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DINPERPA) Kota Pekalongan, Kepala Bagian Hukum dan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Pekalongan beserta jajaran fungsional, serta Kasubsie Bimbingan Kegiatan Rutan Pekalongan, Eko Kurniawan, yang selama ini menjadi penggerak utama kegiatan pelatihan kemandirian di bidang pertanian di lingkungan Rutan.

Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan siap mendukung sepenuhnya program pembinaan kemandirian warga binaan, baik melalui fasilitasi pelatihan pertanian terpadu, penyuluhan teknis, maupun pengadaan sarana pendukung pertanian sesuai dengan kapasitas yang dimiliki dinas.

“Kami melihat bahwa program ini sangat selaras dengan misi ketahanan pangan daerah dan pemberdayaan masyarakat rentan. Oleh karena itu, kami dari DINPERPA akan berkomitmen memberikan pendampingan teknis agar pembinaan yang dilakukan benar-benar membekali para WBP dengan keterampilan yang dapat mereka manfaatkan setelah bebas,” ujar Lili.

Menurutnya, rencana kerja sama ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk penandatanganan resmi Nota Kesepakatan antara Wali Kota Pekalongan dan Kepala Rutan Pekalongan dalam waktu dekat. Acara penandatanganan tersebut juga akan dihadiri oleh perangkat daerah terkait, termasuk jajaran Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pekalongan, sebagai bentuk keterlibatan lintas sektor dalam mendukung program pembinaan berbasis kemandirian.

“Kerja sama ini adalah wujud sinergi nyata antar lembaga dalam mendukung reformasi pemasyarakatan. Semakin banyak pihak yang terlibat, maka pembinaan yang dilakukan juga akan semakin berkualitas dan berdampak luas,” tukasnya. (Tim Liputan Kominfo/Dian).