[ 2025-07-02 ]
Wali Kota Aaf Tekankan Respon Cepat dan Profesionalisme dalam Layanan Perumda Tirtayasa
Kota Pekalongan – Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid (Aaf), kembali menegaskan pentingnya kecepatan dan ketanggapan jajaran Perumda Tirtayasa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Aaf saat memberikan arahan pada apel rutin pembinaan kepada jajaran direksi dan karyawan Perumda Tirtayasa, Selasa (1/7/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Aaf menyoroti sejumlah keluhan masyarakat terkait pelayanan Perumda Tirtayasa yang harus segera ditindaklanjuti, salah satunya kejadian pipa bocor yang terjadi di kawasan Taman Hiburan Rakyat (THR) beberapa waktu lalu.
“Keluhan masyarakat adalah sinyal yang harus segera kita respon cepat. Kemarin ada insiden pipa bocor di kawasan THR yang sempat membuat masyarakat resah. Ini jadi PR besar bagi saya, termasuk dalam proses penunjukan Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtayasa yang akan segera kami lakukan melalui mekanisme seleksi terbuka,” ujar Aaf.
Ia menegaskan bahwa, proses seleksi untuk pengisian jabatan Dirut Perumda Tirtayasa akan dilakukan secara transparan, profesional, dan berpedoman pada regulasi yang berlaku. Bagi siapa pun yang berminat, Aaf mempersilakan untuk berkonsultasi langsung dengan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Pekalongan guna mengetahui persyaratan secara lengkap.
“Seleksi ini kami buka secara terbuka. Monggo bagi siapa saja yang memiliki kompetensi dan integritas, silakan ikut mendaftar. Untuk waktu pelaksanaannya akan segera kami umumkan. Yang jelas, kita ingin sosok Dirut yang mampu berlari kencang untuk memajukan Perumda Tirtayasa dan menyelesaikan berbagai permasalahan pelayanan yang masih ada,” tegasnya.
Wali Kota Aaf juga mengapresiasi upaya digitalisasi sistem di tubuh Perumda Tirtayasa yang dinilai sudah cukup baik dalam meminimalisasi kebocoran. Namun, menurutnya, keberhasilan pelayanan publik bukan hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh komitmen dan integritas seluruh pegawai, dari level atas hingga ke lapangan.
“Tagline ‘Melayani Sejernih Air’ bukan hanya sekadar slogan. Ini harus menjadi ruh dalam setiap aspek pelayanan Perumda Tirtayasa. Airnya harus bersih, pelayanannya juga harus bersih, dan manajemennya harus transparan. Tidak boleh ada praktik yang merugikan masyarakat, apalagi yang bermain-main di lapangan,” tuturnya.
Di akhir arahannya, Aaf menyampaikan harapan agar Dirut baru yang nantinya terpilih bisa membawa perubahan signifikan bagi kemajuan Perumda Tirtayasa, dan yang terpenting, mampu mengemban amanah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Saya yakin, jika semua dijalankan dengan integritas dan profesionalisme, Perumda Tirtayasa akan menjadi perusahaan air minum yang tidak hanya handal dari segi teknis, tetapi juga terpercaya di mata masyarakat,” pungkasnya. (Tim Liputan Kominfo/Dian)