Rilis Berita


Pekan Kreatif Nusantara Jadi Ajang Promosi Produk Lokal dan Inovasi Kreatif

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-06-23 ]

Pekan Kreatif Nusantara Jadi Ajang Promosi Produk Lokal dan Inovasi Kreatif

Kota Pekalongan – Pekan Kreatif Nusantara Tahun 2026 yang digelar selama empat hari, 18-21 Juni 2026 di GOR Jetayu Kota Pekalongan, sukses menjadi wadah promosi produk lokal sekaligus ajang unjuk kreativitas para pelaku UMKM, koperasi, dan ekonomi kreatif. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan 12 Tahun Pekalongan sebagai Kota Kreatif Dunia UNESCO ini resmi ditutup oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pekalongan, Sugiyo mewakili Wali Kota Aaf, Minggu malam (21/6/2026).

Sugiyo menyampaikan, melalui kegiatan tersebut berbagai karya terbaik dan produk unggulan daerah berhasil diperkenalkan kepada masyarakat luas. Selain membuka peluang pemasaran yang lebih luas, Pekan Kreatif Nusantara juga menjadi sarana membangun jejaring usaha serta kerja sama baru antar pelaku ekonomi kreatif.

Menurutnya, kreativitas masyarakat, khususnya masyarakat Kota Pekalongan, merupakan modal penting yang harus terus didukung dan dikembangkan. Sebagai Kota Kreatif Dunia UNESCO dalam bidang Craft and Folk Art, Pekalongan memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Semangat yang terbangun selama Pekan Kreatif Nusantara tidak boleh berhenti ketika acara ini ditutup. Kreatif harus menjadi semangat sepanjang masa. Kami berharap para pelaku usaha terus meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, memanfaatkan teknologi digital, dan memperkuat kolaborasi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," tuturnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pekalongan berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM, koperasi, dan ekonomi kreatif melalui berbagai program pembinaan, fasilitasi promosi, peningkatan kapasitas SDM, akses pembiayaan, serta penguatan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Sugiyo menambahkan, kemajuan UMKM dan ekonomi kreatif diyakini akan memperkuat perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mencintai dan menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Semoga Pekan Kreatif Nusantara 2026 menjadi titik awal untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh, berdaya saing, serta memberikan manfaat yang semakin besar pada tahun-tahun mendatang," pungkasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)