Rilis Berita


Turnamen Catur Yunior Wali Kota Cup Perkuat Pembibitan Atlet

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-06-15 ]

Turnamen Catur Yunior Wali Kota Cup Perkuat Pembibitan Atlet

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus mendorong pembinaan atlet usia dini melalui berbagai cabang olahraga. Salah satunya diwujudkan melalui Turnamen Catur Yunior Wali Kota Cup Kota Pekalongan Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf di Aula BLK Kota Pekalongan, Sabtu (13/6/2026).

Wali Kota Aaf menegaskan bahwa prestasi olahraga memang menjadi prioritas utama, namun pembinaan atlet secara berjenjang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, keberlanjutan prestasi sebuah cabang olahraga sangat bergantung pada proses pembinaan yang dilakukan sejak usia dini.

“Di Kota Pekalongan ada sekitar 43 hingga 44 cabang olahraga. Bukan hanya prestasi yang diprioritaskan, tetapi pembinaan juga harus menjadi perhatian utama. Kalau atlet berprestasi tidak diimbangi pembinaan yang baik dan berjenjang, maka prestasi cabang olahraga tersebut suatu saat bisa berhenti,” tuturnya.

Wali Kota Aaf mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang telah memasuki tahun ketiga ini. Ia berharap ajang tersebut mampu melahirkan atlet-atlet catur potensial yang dapat mengharumkan nama Kota Pekalongan di berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat regional hingga nasional.

“Turnamen ini sangat lengkap karena diikuti peserta dari kelompok usia U-9 sampai U-17. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak atlet berprestasi yang bisa mewakili Kota Pekalongan di Dulongmas, Porprov, bahkan sampai PON,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Percasi Kota Pekalongan, Rangga Setya Nugraha, mengungkapkan bahwa turnamen diikuti sekitar 100 peserta yang didominasi pelajar SD/MI. Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini pertandingan menggunakan kategori usia mulai U-9 hingga U-17 sebagai bagian dari persiapan penjaringan atlet menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Tengah.

Menurut Rangga, tujuan utama turnamen ini adalah memperkuat pembibitan atlet, membangkitkan semangat para pecatur junior, serta memberikan apresiasi kepada para juara melalui piagam penghargaan yang ditandatangani Wali Kota Pekalongan.

“Juara 1 sampai juara 3 akan mendapatkan piagam penghargaan. Khusus juara pertama di setiap kategori juga akan kami fasilitasi untuk mengikuti Kejurprov Jawa Tengah yang rencananya digelar pada 23-27 Juni 2026 di Sukoharjo,” jelasnya.

Melalui turnamen ini, diharapkan lahir generasi pecatur muda berbakat yang mampu menjadi tulang punggung prestasi olahraga catur Kota Pekalongan pada masa mendatang.

(Tim Liputan Kominfo/Dian)