Rilis Berita


Dekranasda Kota Pekalongan Dorong UMKM Kreatif Lewat Pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik Bernilai Ekonomis

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-05-22 ]

Dekranasda Kota Pekalongan Dorong UMKM Kreatif Lewat Pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik Bernilai Ekonomis

Pekalongan - Dekranasda Kota Pekalongan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif sekaligus kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan Pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Tas Bernilai Ekonomis yang dilaksanakan di Aula Dindagkop UKM Kota Pekalongan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong masyarakat dan pelaku UMKM untuk lebih inovatif memanfaatkan limbah plastik menjadi produk bernilai jual. Rabu, (20/5/2026).

Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pelatihan yang diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta. Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar peningkatan keterampilan, melainkan juga bentuk kepedulian bersama terhadap persoalan sampah yang menjadi tantangan di Kota Pekalongan.

Inggit menuturkan bahwa Pemerintah Kota Pekalongan terus berupaya membenahi sistem pengelolaan sampah melalui berbagai program, termasuk penguatan fasilitas TPS-3R atau Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA Degayu yang saat ini mencapai sekitar 130 ton per hari.

“Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelaku UMKM. Dibutuhkan perubahan pola pikir dan budaya bersama dalam mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi pelatihan yang mampu mengubah sampah plastik yang selama ini dianggap tidak bernilai menjadi produk kreatif berupa tas dengan nilai ekonomi tinggi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata penerapan prinsip 3R, khususnya reuse dan recycle, yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Lebih lanjut, Inggit berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Para peserta diharapkan mampu terus berinovasi menciptakan produk kreatif, ramah lingkungan, serta memiliki daya saing di pasar. Selain itu, peserta juga diharapkan menjadi pelopor di lingkungan masing-masing dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilah dan mengolah sampah.

Dekranasda Kota Pekalongan, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan UMKM kreatif yang tidak hanya unggul dari sisi produk, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. Hal tersebut dinilai penting karena produk ramah lingkungan kini semakin diminati dan memiliki peluang pasar yang menjanjikan.

Pada kesempatan tersebut, Inggit turut menyampaikan apresiasi kepada Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Rumah BUMN Telkom Pekalongan, para narasumber, peserta pelatihan, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Melalui pelatihan ini diharapkan lahir lebih banyak produk kreatif berbasis daur ulang yang mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung penguatan gerakan 3R dan pengurangan sampah di Kota Pekalongan.


(Tim Liputan Pemerintah Kota Pekalongan / Maul)