[ 2026-05-11 ]
Kurangi Sampah Lingkungan, Wali Kota Aaf Ajak Warga Biasakan Belanja Tanpa Plastik Sekali Pakai
Kota Pekalongan - Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sebagai langkah nyata menekan persoalan sampah di lingkungan. Ajakan tersebut disampaikan di sela kegiatan Run for Rivers Kota Pekalongan yang mengangkat isu kebersihan sungai dan pengurangan sampah, Kamis (7/5/2026) di titik finis Museum Batik Pekalongan.
Menurut Wali Kota yang akrab disapa Aaf itu, selain berdampak pada lingkungan, tingginya harga plastik saat ini juga menjadi alasan penting bagi masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.
Ia menilai kebiasaan sederhana seperti membawa tas belanja sendiri perlu kembali dibudayakan di tengah masyarakat. Bahkan, pola hidup masyarakat tempo dulu yang lebih ramah lingkungan dinilai masih relevan diterapkan hingga saat ini.
“Harga plastik masih melonjak tinggi. Ayo masyarakat, saatnya kita kembali lagi ke zaman ibu dan mbah kita dulu. Misalkan belanja ke pasar ya pakai keranjang, belanja ke minimarket ya bawa tas sendiri, bawa tas kertas. Pokoknya ayo kita kembali lagi, kita kurangi sampah plastik,” ujarnya.
Ia menegaskan, persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat mulai dari tingkat rumah tangga hingga lingkungan RT, RW, dan kelurahan.
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Peran masyarakat dalam mengatasi sampah itu juga sangat penting, mulai dari rumah tangga, RT, RW, hingga kelurahan. Alhamdulillah sudah ada beberapa kelurahan kita yang memang pengelolaan sampahnya di daerah masing-masing sudah sangat baik,” katanya.
Wali Kota Aaf juga mengapresiasi berbagai gerakan sosial dan kampanye lingkungan yang mulai tumbuh di masyarakat. Ia berharap kegiatan seperti ini mampu menjadi penyemangat bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sampah, khususnya sampah plastik yang masih menjadi tantangan di perkotaan.
“Mudah-mudahan ini jadi penyemangat juga karena ini sekaligus kampanye untuk sadar sampah semuanya,” pungkasnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)