Rilis Berita


Wujudkan Generasi Sehat, Ibu Hamil Didorong Cegah Kelainan Kongenital

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-05-08 ]

Wujudkan Generasi Sehat, Ibu Hamil Didorong Cegah Kelainan Kongenital

Kota Pekalongan – Upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan terus diperkuat Pemerintah Kota Pekalongan melalui kegiatan kelas ibu hamil yang digelar Pokja Bunda PAUD Kota Pekalongan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, RS HA Zaky Djunaid, dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pekalongan di Puskesmas Medono, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn), dr. Ilham Ramadhanis, sebagai narasumber utama dengan materi deteksi dini kelainan kongenital pada masa kehamilan. Puluhan ibu hamil dari wilayah kerja Puskesmas Medono mengikuti kegiatan ini guna meningkatkan pemahaman terkait kesehatan kehamilan serta pencegahan risiko kelainan bawaan pada bayi.

Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Pekalongan, Sherly Imanda Hidayah, menyampaikan bahwa program kelas ibu hamil menjadi salah satu langkah kolaboratif dalam mendukung lahirnya generasi sehat sekaligus menekan angka stunting di Kota Pekalongan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat edukasi kesehatan ibu dan anak sejak dini. Pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan agar anak dapat tumbuh sehat dan optimal,” ujarnya.

Menurut Sherly, sinergi lintas sektor yang melibatkan tenaga kesehatan, rumah sakit, organisasi profesi, serta pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di wilayah lain di Kota Pekalongan melalui koordinasi bersama para kolaborator. Selain kelas ibu hamil, pihaknya juga berencana menghadirkan program lanjutan berupa kelas balita dan screening kesehatan bersama dokter maupun psikolog sebagai bentuk pendampingan kesehatan dan pendidikan masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Medono, Happy Ika Fatmawati menjelaskan, kelas ibu hamil kali ini memiliki konsep berbeda dibandingkan kegiatan sebelumnya karena menghadirkan dokter spesialis obgyn sebagai narasumber utama.

“Kami ingin memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para ibu hamil mengenai deteksi dini kelainan kongenital, sehingga mereka dapat mengetahui kondisi kesehatan janin sejak awal,” jelasnya.

Happy menerangkan bahwa kelainan kongenital merupakan kelainan bawaan yang terjadi sejak bayi masih berada dalam kandungan. Kondisi tersebut dapat dideteksi lebih awal melalui pemeriksaan kehamilan rutin, salah satunya menggunakan ultrasonografi (USG).

Dengan meningkatnya pemahaman mengenai deteksi dini kelainan kongenital, lanjut Happy, para ibu hamil diharapkan lebih memperhatikan pola hidup sehat, menjaga asupan gizi, serta memahami langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir risiko kelainan pada bayi yang akan dilahirkan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Pekalongan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat, sehingga upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara optimal sejak masa kehamilan.

(Tim Liputan Dinkominfo/dea)