Rilis Berita


50 WBP Rutan Pekalongan Terima Pembagian Mushaf Al-Qur’an

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-05-04 ]

50 WBP Rutan Pekalongan Terima Pembagian Mushaf Al-Qur’an

Kota Pekalongan — Upaya pembinaan kepribadian warga binaan terus diperkuat oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan. Salah satunya melalui kegiatan pembagian mushaf Al-Qur’an kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari pemanfaatan wakaf dari Yayasan Al Fatihah Semarang. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara simbolis di Masjid Baabut Taubah Rutan setempat, Kamis (30/4/2026).

Sebanyak 50 mushaf Al-Qur’an disalurkan langsung oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, M. Anang Saefulloh, didampingi Pembina Kepribadian, Tri Heru Santosa. Penyaluran ini menjadi bagian dari komitmen Rutan Pekalongan dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat fisik dan keterampilan, tetapi juga menyentuh aspek spiritual dan mental warga binaan.

Anang mengungkapkan, adapun mushaf yang dibagikan terdiri dari Al-Qur’an Tilawah dan Al-Qur’an Terjemah. Kedua jenis mushaf ini diharapkan dapat menunjang aktivitas keagamaan harian warga binaan, mulai dari membaca, memahami isi kandungan, hingga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, program ini merupakan bagian penting dari pembinaan yang berkelanjutan di lingkungan rutan. Dimana, pembinaan spiritual memiliki peran besar dalam membentuk kesadaran diri serta mendorong perubahan perilaku warga binaan ke arah yang lebih positif.

“Kami berharap mushaf Al-Qur’an ini tidak hanya menjadi fasilitas semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara rutin oleh warga binaan. Dengan demikian, pembinaan yang dilakukan dapat menyentuh kesadaran hati, menumbuhkan keimanan, dan mendorong perubahan sikap serta perilaku menjadi lebih baik,” ujar Anang.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi antara lembaga pemasyarakatan dengan pihak eksternal, dalam hal ini Yayasan Al Fatihah Semarang, yang telah berkontribusi melalui wakaf Al-Qur’an. Dukungan tersebut dinilai sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya di bidang keagamaan.

Melalui pemanfaatan wakaf mushaf Al-Qur’an ini, pihaknya optimistis dapat semakin memperkuat pembinaan spiritual warga binaan. Diharapkan, nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan mampu membentuk karakter yang lebih baik, sehingga para warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat dengan pribadi yang lebih sadar, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

"Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek hukuman, tetapi juga pada proses pembentukan manusia seutuhnya, yang siap menjalani kehidupan baru secara positif setelah masa pidana berakhir,"tegasnya.

Sementara itu, Pembina Kepribadian, Tri Heru Santosa menuturkan bahwa kegiatan pembinaan kerohanian di Rutan Pekalongan selama ini telah berjalan secara rutin, seperti pengajian, pembelajaran membaca Al-Qur’an, hingga kajian keagamaan.

"Dengan adanya tambahan mushaf ini, diharapkan kegiatan tersebut dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak warga binaan,"katanya.

Salah satu warga binaan berinisial AR mengaku bersyukur dan menyambut baik pembagian mushaf tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberadaan Al-Qur’an sangat berarti dalam proses memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Al-Qur’an ini menjadi penyemangat bagi kami untuk lebih rajin membaca, belajar memahami isi kandungan, serta memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

"Sehingga semakin banyak warga binaan yang merasakan manfaatnya dalam membangun kehidupan yang lebih baik ke depannya,"tutupnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)