Rilis Berita


Pemkot Pekalongan Gandeng Investor, Hibah PJU Hemat Energi Siap Terangi Kota Batik

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-04-30 ]

Pemkot Pekalongan Gandeng Investor, Hibah PJU Hemat Energi Siap Terangi Kota Batik

Kota Pekalongan — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus berupaya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan melalui langkah inovatif dan kolaboratif. Salah satunya diwujudkan dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Synergy Infra Hijau dan PMW International Berhad dalam program hibah Penerangan Jalan Umum (PJU) hemat energi. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut digelar di Ballroom Hotel Howard Johnson, Senin (27/4/2026), dan turut melibatkan Pemerintah Kabupaten Pekalongan sebagai bagian dari penguatan pembangunan lintas wilayah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, atau akrab disapa Nur Pri menyampaikan bahwa, kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan sistem penerangan jalan yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas dasar, tetapi juga sebagai bagian dari transformasi kota menuju konsep yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.

"Melalui program hibah ini, teknologi PJU yang akan diterapkan mengedepankan efisiensi energi dengan kualitas pencahayaan yang optimal, sehingga mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat, baik di jalan protokol maupun kawasan permukiman,"terangnya.

Sekda Nur Pri, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta merupakan kunci utama dalam menghadirkan solusi pembangunan yang berkelanjutan. Menurutnya, keterlibatan investor dalam program ini menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya bertumpu pada anggaran pemerintah, tetapi juga dapat didorong melalui kemitraan strategis yang saling menguntungkan.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan produktif. Dengan penerangan yang memadai, aktivitas masyarakat di malam hari dapat terus berjalan, termasuk sektor perdagangan dan jasa yang menjadi penggerak ekonomi lokal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan PJU hemat energi tidak hanya berfungsi sebagai penerang jalan, tetapi juga sebagai upaya preventif dalam menekan angka kriminalitas di ruang publik. Pencahayaan yang baik diyakini mampu meminimalisir titik-titik rawan kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi pengguna jalan.

"Selain itu, penggunaan teknologi hemat energi juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pengurangan emisi dan efisiensi penggunaan listrik. Dengan sistem yang lebih modern, diharapkan biaya operasional dan pemeliharaan dapat ditekan, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi keuangan daerah,"bebernya.

Acara penandatanganan MoU tersebut juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ditutup dengan demonstrasi langsung unit PJU yang akan dihibahkan, sehingga para peserta dapat melihat secara nyata kualitas pencahayaan dan teknologi yang ditawarkan.

Melalui demonstrasi tersebut, para tamu undangan mendapatkan gambaran lebih jelas terkait spesifikasi dan keunggulan PJU yang akan diterapkan di lapangan. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses implementasi serta memastikan kesiapan teknis sebelum program dijalankan secara menyeluruh.

Sekda Nur Pri optimistis, dengan dukungan berbagai pihak, program hibah PJU hemat energi ini dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak positif yang luas. Tidak hanya meningkatkan estetika kota di malam hari, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat keamanan, serta mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih nyaman dan berkelanjutan.

"Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah dan investor diharapkan terus diperluas pada sektor-sektor strategis lainnya, sehingga pembangunan di Kota Pekalongan dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat,"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)