[ 2026-04-22 ]
Meriah! Kolaborasi Orang Tua-Peserta Didik Warnai Peringatan Hari Kartini Sanggar Kegiatan Belajar
Kota Pekalongan — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Satuan Kegiatan Belajar (SKB) menggelar serangkaian kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh makna. Kegiatan diawali dengan apel bersama yang diikuti oleh warga belajar, orang tua, pamong, tutor, serta jajaran Dinas Pendidikan dilanjutkan dengan fashion show peserta didik bersama orang tua, di halaman SKB Kota Pekalongan, Selasa (21/4/2026).
Kepala SKB, Lisa Anggraeni menjelaskan bahwa apel menjadi pembuka dari seluruh rangkaian acara yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga edukatif dan partisipatif. “Peringatan Hari Kartini ini diawali dengan kegiatan apel yang diikuti oleh seluruh unsur, mulai dari warga belajar hingga orang tua dan jajaran dinas pendidikan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, dikatakan Lisa turut dilaksanakan penyerahan hadiah lomba pembuatan video digital yang diikuti oleh peserta didik kelas C. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kreativitas peserta didik dalam memaknai semangat perjuangan Kartini di era modern.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan fashion show yang diikuti oleh peserta didik dari jenjang PAUD, Paket A inklusi, serta program reguler. Tercatat sekitar 70 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan fashion show ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan peringatan Hari Kartini, tetapi juga sebagai sarana edukasi agar peserta didik memahami makna peringatan tersebut. “Antusiasme peserta didik dan orang tua sangat luar biasa. Orang tua turut mendampingi anak-anak mereka saat tampil, bahkan ikut memberikan semangat saat anak-anak berlenggak-lenggok di panggung,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Sherly Imanda Hidayah memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan semangat emansipasi wanita yang menjadi nilai utama dalam peringatan Hari Kartini. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang luar biasa antara pihak SKB dan orang tua dalam memperingati Hari Kartini sebagai simbol emansipasi wanita,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa tingkat kehadiran peserta didik dan orang tua sangat tinggi, yang menunjukkan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, salah satu orang tua peserta didik, Sashi, yang merupakan orang tua dari Jihan Attaya Rafiq peserta Paket A inklusi, turut mengungkapkan rasa haru dan bangganya. Ia mendampingi langsung anaknya dalam kegiatan tersebut. “Hari ini kami memperingati Kartini dengan upacara dan fashion show. Saya merasa sangat senang dan terharu karena anak saya dan teman-temannya bisa merasakan pengalaman seperti ini dengan penuh dukungan,” tuturnya.
Ia merasa begitu pentingnya penerimaan dan kasih sayang dari lingkungan pendidikan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. “Di sini saya merasa anak saya diperlakukan seperti anak pada umumnya, meskipun memiliki kekurangan. Saya sangat berterima kasih atas kasih sayang dan penerimaan yang luar biasa dari para pendidik,” sambungnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Raden Ajeng Kartini terus hidup, tidak hanya dalam memperjuangkan kesetaraan, tetapi juga dalam menciptakan ruang inklusif bagi seluruh anak bangsa untuk berkembang dan berekspresi.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)