Rilis Berita


Momentum HUT ke-120, SMP Negeri 7 Kota Pekalongan Tanamkan Budaya Hidup Bersih Lewat Gerakan #BersihSekolahku

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-04-13 ]

Momentum HUT ke-120, SMP Negeri 7 Kota Pekalongan Tanamkan Budaya Hidup Bersih Lewat Gerakan #BersihSekolahku

Kota Pekalongan – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-120 Kota Pekalongan dimanfaatkan oleh berbagai elemen masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satunya dilakukan oleh SMP Negeri 7 Kota Pekalongan yang menggelar aksi bersih-bersih lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menanamkan kebiasaan hidup bersih kepada para siswa, Rabu (1/4/2026).

Kepala SMP Negeri 7 Kota Pekalongan, Andari, mengungkapkan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kota Pekalongan ke-120 sekaligus menjadi momen tepat untuk membangun kembali budaya kebersihan setelah libur panjang Idulfitri.

“Dalam rangka Hari Jadi Kota Pekalongan ke-120, kami mengajak seluruh warga sekolah untuk berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih dengan mengusung tema Ayo Bersih-Bersih Sekolah #BersihSekolahku, Kado Tercinta Untuk Kotaku,” ujar Andari.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar aksi bersih-bersih biasa, tetapi juga menjadi sarana edukasi karakter bagi siswa agar memiliki kesadaran menjaga kebersihan lingkungan sejak dini. Seluruh unsur sekolah dilibatkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari siswa, kepala sekolah, guru, hingga karyawan.

Agar pelaksanaan berjalan tertib dan terorganisir, tim K3 sekolah terlebih dahulu menyusun jadwal pembagian area kebersihan. Setiap lokasi telah ditentukan kelompok siswa yang bertugas lengkap dengan pendampingnya. Informasi tersebut kemudian disampaikan melalui grup komunikasi siswa oleh masing-masing wali kelas.

“Melalui grup tersebut, wali kelas juga menghimbau siswa untuk membawa alat kebersihan sesuai dengan area yang menjadi tanggung jawabnya,” tambahnya.

Adapun area yang menjadi sasaran pembersihan meliputi seluruh lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, halaman, taman, hingga fasilitas umum lainnya. Dengan pembagian tugas yang jelas, kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan.

Andari berharap, kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang terus melekat dalam diri siswa. Dimana, budaya hidup bersih ini bisa terus diterapkan oleh siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

"Dengan begitu, mereka turut berkontribusi menjaga kebersihan Kota Pekalongan sebagai bentuk rasa cinta terhadap daerahnya. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, peringatan Hari Jadi Kota Pekalongan tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga aksi nyata yang berdampak positif bagi lingkungan dan pembentukan karakter generasi muda"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)