Rilis Berita


Ratusan Personel Dishub Pekalongan Disiagakan, Lima Tim Khusus Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-04-13 ]

Ratusan Personel Dishub Pekalongan Disiagakan, Lima Tim Khusus Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Kota Pekalongan – Selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri Tahun 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran lalu lintas serta kenyamanan para pemudik yang melintas di wilayah kota. Sebanyak 150 personel diterjunkan dan dibagi ke dalam lima tim khusus dengan tugas dan fungsi berbeda.

Kepala Dishub Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat, mengungkapkan bahwa, pembagian tim ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi lonjakan kendaraan, khususnya di jalur Pantura dan sejumlah titik rawan kemacetan di dalam kota.

“Selama arus mudik dan balik, kami telah menyiapkan 150 personel yang terbagi dalam lima tim. Masing-masing memiliki tugas spesifik untuk memastikan lalu lintas tetap lancar, aman, dan tertib,” ujar Restu, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan, tim pertama adalah Tim Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) yang bertugas menyiapkan rambu-rambu lalu lintas, memastikan seluruh traffic light berfungsi optimal, serta melakukan rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan di titik-titik tertentu.

Selanjutnya, Dishub juga menyiapkan Tim Dalops (Pengendalian Operasional) yang bersifat mobile. Tim ini akan terus berkeliling memantau kondisi di lapangan dan bergerak cepat ketika terjadi kemacetan maupun kondisi lalu lintas yang semrawut.

“Tim Dalops ini sifatnya mobile, mereka akan berkeliling memantau kondisi lalu lintas. Jika ditemukan kemacetan atau situasi yang tidak tertib, mereka langsung melakukan penanganan di lokasi serta melaporkan kondisi tersebut untuk penanganan lanjutan,” jelasnya.

Selain itu, terdapat Tim Penerangan Jalan Umum (PJU) yang bertugas memastikan seluruh lampu penerangan jalan berfungsi dengan baik. Tim ini dibagi menjadi beberapa kelompok, termasuk tim mobile yang siap bergerak memperbaiki lampu yang padam, baik di jalur utama seperti Pantura maupun di jalan lingkungan.

“Kami pastikan PJU di Kota Pekalongan harus dalam kondisi terang, terutama di jalur Pantura. Jika ada lampu yang mati, tim kami akan segera bergerak. Selama ini, penanganan dapat dilakukan kurang dari 24 jam,” imbuhnya.

Dishub juga menyiagakan Tim Ramp Check yang fokus melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan, khususnya bus dan truk. Hal ini dilakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi selama arus mudik dan balik dalam kondisi aman dan layak jalan.

Sementara itu, Tim Parkir ditugaskan untuk mengawasi titik-titik parkir di Kota Pekalongan, menertibkan parkir liar, serta memastikan penarikan retribusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Restu menegaskan, pihaknya akan menindak tegas oknum juru parkir yang kedapatan melakukan pelanggaran, seperti menarik tarif di luar ketentuan resmi.

“Biasanya menjelang Lebaran ada oknum juru parkir yang tidak disiplin, menarik tarif melebihi ketentuan. Ini akan kami tindak. Tim parkir akan melakukan pengawasan dan penertiban secara langsung di lapangan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan praktik parkir liar atau pungutan yang tidak sesuai aturan.

"Melalui kesiapan personel dan pembagian tugas yang terstruktur ini, kami berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan,"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)