[ 2026-04-13 ]
Meriah! 79 Tim Ramaikan Babak Penyisihan Pekalongan Balloon Festival 2026
Kota Pekalongan – Pekalongan Balloon Festival 2026 kembali digelar. Event budaya tahunan ini menjadi magnet bagi masyarakat dengan menghadirkan 79 tim peserta dari Kota Pekalongan maupun luar daerah.
Kepala Bidang Pariwisata Dinparbudpora Kota Pekalongan, Retno Purnomo menegaskan bahwa festival tahun ini mengusung tema "Jaga Tradisi, Jaga Langit, Jaga Kota" sebagai bentuk komitmen menjaga tradisi tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
“Harapannya dengan festival ini tidak ada lagi balon-balon yang diterbangkan secara liar maupun mengganggu area kelistrikan,” ujarnya saat ditemui di lapangan Setono, Senin (23/3/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan festival dibagi dalam beberapa tahapan kompetisi. Secara teknis ada empat babak penyisihan dan satu babak grand final. Babak penyisihan diselenggarakan Senin dan Selasa, tanggal 23–24 Maret 2026. Hari pertama diselenggarakan di lapangan Setono dan lapangan Sokoduwet, hari kedua di Lapangan Peturen Tirto dan Lapangan Leo Krapyak.
Dari setiap lokasi penyisihan, lanjutnya, akan dipilih 10 tim terbaik untuk melaju ke babak puncak, sehingga nanti pada grand final ada 40 tim.
Babak grand final akan digelar pada 28 Maret 2026 di Stadion Hoegeng, bertepatan dengan tradisi Syawalan di Kota Pekalongan. Momentum ini diperkirakan akan menarik antusiasme masyarakat dalam jumlah besar.
“Tahun ini ada 79 peserta yang terdaftar dari Kota Pekalongan dan luar kota. Harapannya kegiatan ini bisa menekan penerbangan balon liar, karena disinyalir tidak hanya terjadi di Kota Pekalongan tetapi juga di sekitar Pekalongan,” tandasnya.
Selain kompetisi, grand final juga akan dimeriahkan dengan kehadiran tim eksibisi dari Wonosobo yang siap menampilkan atraksi balon udara yang menarik.
Melalui penyelenggaraan yang lebih tertib dan kompetitif, Pekalongan Balloon Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi solusi dalam menjaga tradisi agar tetap aman serta memperkuat citra Kota Pekalongan sebagai destinasi wisata budaya.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)