Rilis Berita


Wali Kota Aaf Apresiasi Peran Yayasan Az-Zubair Bin Al-Awwam dalam Penguatan Pendidikan dan Keagamaan

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-04-06 ]

Wali Kota Aaf Apresiasi Peran Yayasan Az-Zubair Bin Al-Awwam dalam Penguatan Pendidikan dan Keagamaan

Kota Pekalongan – Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid atau yang akrab disapa Aaf, mengapresiasi kiprah Yayasan Az-Zubair Bin Al-Awwam dalam memperkuat pendidikan dan nilai-nilai keagamaan di Kota Pekalongan. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Ifthar Jama’i Bersama Ulil Amri yang digelar Yayasan Az-Zubair Bin Al-Awwam di Masjid Aisyah R.A., Komplek Perumahan Sapphire Town House, Klego, Kota Pekalongan, Ahad (1/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Aaf menyampaikan bahwa, kegiatan buka puasa bersama yang diinisiasi yayasan tersebut telah menjadi agenda rutin yang selalu ia hadiri dalam beberapa tahun terakhir.

“Alhamdulillah ya, sudah agenda rutin, sudah sekitar 4 atau 5 tahun kita memang rutin dapat undangan dari Yayasan Zubair bin Awwam untuk buka bersama, sekaligus dari yayasan ada penyampaian progres, ya sangat luar biasa. Karena yayasan ini kan bergerak di bidang pendidikan dan keagamaan,” ujar Wali Kota Aaf.

Ia menilai, kontribusi yayasan dalam membangun sektor pendidikan berbasis keagamaan sangat nyata dan patut diapresiasi. Pemerintah Kota Pekalongan, lanjutnya, juga telah memberikan dukungan dalam bentuk fasilitasi perizinan dan aspek administratif lainnya agar program-program yayasan dapat berjalan lancar.

“Sudah ada beberapa program yang memang sudah kita bantu, dalam arti perizinan dan segala macam. Ke depan pun masih seperti itu karena programnya sudah sangat luar biasa. Ini dari Pak Ketua Yayasan, Insya Allah nanti sampai ke perguruan tinggi. Insya Allah bisa terealisasi dan mudah-mudahan semuanya dilancarkan,” imbuhnya.

Wali Kota Aaf menegaskan, Pemerintah Kota Pekalongan memiliki kewajiban untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan dan yayasan keagamaan, selama tujuannya untuk kemaslahatan masyarakat.

“Yang penting kita sebagai Pemerintah Kota Pekalongan ini berkewajiban bersinergi, berkolaborasi dengan siapapun yang memang itu untuk kembali manfaatnya untuk masyarakat Kota Pekalongan dan terutama dalam hal keagamaan ini, sosial keagamaan ini kan menjadi penting. Kita menguatkan pondasi, kita menguatkan generasi penerus kita supaya nantinya lebih agamis dan lebih baik, lebih baik dari kita,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Az-Zubair Bin Al-Awwam, Muhammad Salim At-Tamimi, menyampaikan rencana pengembangan program pendidikan lanjutan yang akan segera direalisasikan oleh yayasan.

“Insyaallah dalam waktu dekat ini, rencana yayasan akan menjalankan program lanjutan dari Sekolah TK Imam Syafi'i, yaitu SD Tahfidzul Qur'an Imam Syafi'i dan Imam Syafi'i Specialist Need Center. Itu sekolah Need Center untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pendirian Specialist Need Center dilatarbelakangi oleh kebutuhan orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, namun belum siap menyekolahkan anaknya ke Sekolah Luar Biasa (SLB). Menurutnya, secara fisik anak-anak tersebut tampak sehat dan normal, sehingga diperlukan pendekatan pendidikan yang lebih inklusif dan sesuai kebutuhan mereka.

“Karena zahirnya anak-anak berkebutuhan khusus ini secara fisik anak ini sehat, anak normal. Kalau mau dimasukkan di sekolah SLB, kayaknya orang tua juga belum siap. Makanya kita insyaallah akan menghadirkan sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus,” jelasnya.

Melalui momentum silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut, pihaknya berharap mendapat dukungan dari para tokoh masyarakat dan pemangku kebijakan agar seluruh program pendidikan yang dirancang dapat berjalan optimal.

“Mudah-mudahan dengan adanya pertemuan ini dari para tokoh masyarakat, para pemangku kebijakan, bisa mendukung program-program kami, insyaallah,” harapnya.

Kegiatan Ifthar Jama’i tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri unsur ulama, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kota Pekalongan.

"Sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan ini diharapkan mampu memperkuat pondasi moral dan spiritual generasi muda di Kota Pekalongan, sejalan dengan visi membangun masyarakat yang religius, berdaya saing, dan berakhlakul karimah,"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)