[ 2026-02-27 ]
Wujudkan SDM Unggul, LKP Nisfisano Kembali Buka PKW 2026 Gratis Bagi Usia 15–25 Tahun
Kota Pekalongan – Sebagai mitra Pemerintah Kota Pekalongan dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) unggul sekaligus membuka peluang kerja baru, LKP Nisfisano Pekalongan kembali membuka pendaftaran Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Pendaftaran program ini telah dibuka dan akan berlangsung hingga 15 Maret 2026. Program ini terbuka luas, tidak hanya bagi warga Kota Pekalongan, tetapi juga peserta dari luar daerah, dibuka bagi 20 peserta.
Pengelola LKP Nisfisano, Nakiroh, menyampaikan bahwa Program PKW 2026 ini tidak dipungut biaya (gratis). Peserta akan mendapatkan pelatihan keterampilan Kewirausahaan Tata Busana (Menjahit) dengan durasi 250 jam pelajaran atau setara dengan kurang lebih 1 bulan pelatihan intensif.
“Program ini kami hadirkan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang aplikatif dan siap usaha. Tidak hanya bisa menjahit, tetapi juga mampu merintis dan mengembangkan usaha secara mandiri,” ujarnya.
Ia menjelaskan pendaftaran awal dapat dilakukan secara daring melalui tautan berikut https://bit.ly/PENDAFTARAN-TATABUSANA-PKW2026.
Program PKW 2026 LKP Nisfisano tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga pendampingan usaha secara komprehensif. Peserta akan memperoleh berbagai fasilitas dan manfaat, antara lain mendapatkan 1 unit mesin jahit, dibuatkan MMT usaha, dibuatkan stempel usaha, pendampingan pembuatan merek/brand usaha, pendampingan pengurusan izin usaha melalui OSS di DPMPTSP untuk mendapatkan NIB (Nomor Induk Berusaha), pelatihan digital marketing bekerja sama dengan Relawan TIK dan dosen dari IWIMA, sosialisasi akses permodalan dari Bank Jateng.
Selain itu, peserta juga mendapat pelatihan tata busana lengkap mulai dari mengukur tubuh pelanggan, membuat pola, memotong bahan, menjahit, pengemasan produk, pendampingan pembuatan toko online, pemanfaatan platform digital seperti Lazada, Shopee, dan TikTok untuk pemasaran produk, pendampingan rintisan usaha oleh instruktur tata busana LKP Nisfisano serta dukungan dari sejumlah UMKM yang telah menjalin MoU kerja sama
Dengan konsep pelatihan terpadu ini, peserta tidak hanya memiliki keterampilan produksi, tetapi juga pemahaman manajemen usaha dan strategi pemasaran digital.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta, diterangkan yaitu usia 15–25 tahun, belum bekerja, Anak Tidak Sekolah (ATS), fotokopi KTP, fotokopi KK, fotokopi ijazah terakhir, pas foto ukuran 3x4, memiliki nomor handphone aktif, bersedia mengikuti pelatihan hingga selesai.
Program PKW ini menjadi salah satu bentuk komitmen LKP Nisfisano dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka pengangguran dan mendorong lahirnya wirausaha muda baru, khususnya di sektor tata busana.
Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta mampu mandiri secara ekonomi, membuka usaha sendiri, bahkan menciptakan lapangan kerja baru di lingkungan masing-masing.
Bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti program ini, diimbau segera mendaftar sebelum kuota terpenuhi dan batas waktu pendaftaran berakhir pada 15 Maret 2026.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)