Rilis Berita


Unit Kamsel Satlantas Laksanakan Koordinasi Lintas Instansi Antisipasi Banjir dan Jalan Rusak di Kota Pekalongan

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-01-15 ]

Unit Kamsel Satlantas Laksanakan Koordinasi Lintas Instansi Antisipasi Banjir dan Jalan Rusak di Kota Pekalongan


Kota Pekalongan — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah terus mematangkan langkah-langkah antisipatif dalam menjaga keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas di tengah tingginya intensitas curah hujan yang berpotensi menimbulkan genangan banjir dan kerusakan infrastruktur jalan di wilayah Kota Pekalongan.

Melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), Satlantas Polres Pekalongan Kota melaksanakan koordinasi lintas instansi pada Selasa (13/1/2026), sebagai upaya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi dampak banjir dan jalan rusak yang dapat mengganggu mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Pekalongan Kota, Aiptu Agus Priyanto, S.H., bersama sejumlah anggota. Koordinasi pertama dilakukan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan. Dalam pertemuan ini, dibahas kesiapan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang kerap terdampak genangan banjir, termasuk penyiapan jalur alternatif, pengaturan rambu sementara, serta penempatan petugas di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat, menyampaikan bahwa, Dishub siap bersinergi penuh dengan Satlantas dan instansi terkait dalam mendukung keselamatan berlalu lintas di musim hujan. Menurutnya, langkah antisipatif dan koordinasi sejak dini sangat penting agar dampak banjir maupun kerusakan jalan tidak menimbulkan gangguan yang lebih luas bagi masyarakat.

“Dinas Perhubungan Kota Pekalongan siap mendukung rekayasa lalu lintas yang dibutuhkan, termasuk penempatan personel, pemasangan rambu peringatan, serta pengaturan jalur alternatif di lokasi-lokasi yang rawan tergenang. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, sehingga koordinasi lintas instansi ini sangat penting agar penanganan di lapangan bisa cepat dan tepat,” ujar Restu.

Ia juga menambahkan bahwa, Dishub akan terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas, terutama di wilayah yang sering terdampak banjir, serta mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama.

Selain dengan Dishub, koordinasi juga dilanjutkan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pekalongan. Pembahasan difokuskan pada upaya penanganan jalan berlubang dan kerusakan badan jalan akibat curah hujan tinggi. Jalan rusak dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, sehingga diperlukan penanganan cepat dan terkoordinasi.

Tak hanya itu, Satlantas Polres Pekalongan Kota juga melakukan koordinasi dengan PT Jasa Raharja Kota Pekalongan terkait kesiapan penanganan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas. Koordinasi tersebut meliputi aspek perlindungan korban kecelakaan, mekanisme santunan, serta percepatan layanan bagi masyarakat yang terdampak.

Kasatlantas Polres Pekalongan Kota melalui Kanit Kamsel Aiptu Agus Priyanto, S.H., menegaskan bahwa, sinergi lintas instansi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem.

“Dengan adanya koordinasi lintas instansi ini, kami berharap seluruh pihak siap bergerak cepat apabila terjadi genangan banjir, kerusakan jalan, maupun kecelakaan lalu lintas. Tujuan utamanya adalah meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

Aiptu Agus juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa waspada saat berkendara di musim hujan.

"Dengan memperhatikan kondisi jalan, mengurangi kecepatan di titik rawan, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)