Rilis Berita


Tasyakuran HAB ke-80, Kemenag Kota Pekalongan Perkuat Komitmen Pelayanan Berdampak bagi Masyarakat

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2026-01-12 ]

Tasyakuran HAB ke-80, Kemenag Kota Pekalongan Perkuat Komitmen Pelayanan Berdampak bagi Masyarakat

Kota Pekalongan – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan menggelar malam tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Tahun 2026 di Aula MAN 1 Kota Pekalongan, Rabu malam (07/01/2026). Kegiatan ini menjadi puncak sekaligus rangkaian terakhir dari berbagai agenda peringatan HAB yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Pekalongan, Dr. H. Abdul Wahab, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan HAB dengan lancar dan penuh kebersamaan. Ia menegaskan bahwa, tasyakuran ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh jajaran Kementerian Agama dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur sekali. Ini merupakan rangkaian kegiatan terakhir dalam peringatan Hari Amal Bakti ke-80. Kami mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia dan keluarga besar ASN Kementerian Agama Kota Pekalongan yang telah membantu menyemarakkan dan memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan HAB ini,” ungkap Abdul Wahab.

Menurutnya, kegiatan tasyakuran merupakan wujud rasa syukur sekaligus pengingat bahwa Kementerian Agama adalah rumah besar bagi seluruh ASN untuk berkontribusi dalam mendukung program-program pemerintah sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan, loyalitas, serta pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kementerian Agama merupakan rumah besar kita. Di sinilah kita bersama-sama mengabdi dan membantu menyukseskan program pemerintah sesuai dengan tupoksi masing-masing. Semangat pengabdian inilah yang harus terus kita jaga dan tingkatkan,” tambahnya.

Ia menyebut, malam tasyakuran tersebut turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari mantan pejabat Kantor Kemenag (dahulu Departemen Agama), para pensiunan, tokoh agama, hingga unsur organisasi kemasyarakatan keagamaan. Hadir pula perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pekalongan, ASN Kemenag Kota Pekalongan, serta tokoh masyarakat dari berbagai organisasi seperti PCNU, PD Muhammadiyah, LDII, Robithoh Alawiyah, dan Al-Irsyad.

"Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan kuatnya sinergi, kebersamaan, serta semangat menjaga kerukunan umat beragama di Kota Pekalongan,"ungkapnya.

Abdul Wahab mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang selama ini telah berkontribusi menjaga harmonisasi kehidupan beragama serta mendukung program-program Kementerian Agama.
Lebih lanjut, Abdul Wahab menyampaikan harapannya di usia Kementerian Agama yang telah menginjak 80 tahun, institusi ini semakin matang dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa, salah satu prioritas Kementerian Agama sebagaimana arahan Menteri Agama adalah menghadirkan “pelayanan berdampak”.

“Mudah-mudahan dengan usia 80 tahun ini, Kementerian Agama akan semakin matang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu prioritas Kementerian Agama adalah pelayanan yang berdampak, sehingga pelayanan yang kita berikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di Kota Pekalongan,” jelasnya.

Ia berharap, berbagai program layanan keagamaan, pendidikan, pembinaan umat, hingga penguatan moderasi beragama dapat semakin membumi dan menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

" Dengan pelayanan yang berkualitas dan berorientasi pada dampak, diharapkan jajaran Kementerian Agama mampu memberikan kontribusi positif dalam menjaga kerukunan, meningkatkan kualitas kehidupan beragama, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman,"tukasnya.

 

(Tim Liputan Kominfo/Dian)