[ 2026-01-12 ]
Lapak Aisyiyah Sembako Murah, PCA Aisyiyah Pekalongan Barat Ringankan Beban Warga
Kota Pekalongan – Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Pekalongan Barat menggelar kegiatan sosial bertajuk Lapak Aisyiyah Sembako Murah sebagai bagian dari rangkaian pra-Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab), bertempat di Sekretariat PRA Binagriya, Perum. Binagriya Indah, Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jumat (09/01/2026).
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena menghadirkan paket sembako dengan harga jauh di bawah pasaran, sehingga mampu membantu meringankan kebutuhan warga, khususnya kalangan kurang mampu.
Ketua PCA Pekalongan Barat, Widiastuti Bachir menjelaskan bahwa, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Aisyiyah terhadap kondisi sosial masyarakat di lingkungan sekitar.
“Ini kegiatan pra-Muspimcab. Untuk menyambut Muspimcab, kami mengadakan Lapak Aisyiyah Sembako Murah. Dari harga normal sekitar Rp50.000, kami jual hanya Rp25.000 saja,” ujarnya.
Dalam satu paket sembako murah tersebut, warga mendapatkan kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, mie, gula, teh, serta sayur-mayur. Paket ini disiapkan khusus bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga pendistribusiannya dilakukan secara terarah dan tepat sasaran.
Widiastuti menyebut, sebanyak 200 kupon telah dibagikan kepada warga melalui koordinasi dengan RT dan RW setempat. Tanpa kupon, masyarakat tidak dapat membeli paket sembako tersebut.
Menurutnya, mekanisme ini dilakukan agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.
“Kami bagikan kupon melalui RT dan RW karena merekalah yang paling memahami kondisi warganya. Jadi yang mendapatkan benar-benar warga yang membutuhkan,” jelasnya.
Tidak hanya berhenti pada satu kegiatan, Lapak Aisyiyah Sembako Murah direncanakan akan dilaksanakan secara bergilir di 10 ranting PCA Pekalongan Barat. Ranting pertama yang melaksanakan kegiatan ini adalah Ranting Binagriya, dan ke depan akan dilanjutkan di wilayah lain, seperti Kelurahan Tirto, kemudian Kelurahan Bendan pada bulan Ramadan, hingga seluruh ranting mendapatkan giliran.
“Kegiatannya sama, yaitu Lapak Murah. Insyaallah akan terus berlanjut sampai 10 ranting,” imbuhnya.
Lanjutnya, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial. Widiastuti menegaskan bahwa, Aisyiyah ingin hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi yang memberi manfaat nyata.
“Tujuannya ingin membantu sesama, berbagi, dan meringankan beban masyarakat. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Insyaallah kami dari Aisyiyah ingin terus membantu,” ungkapnya.
Selain paket sembako murah, kegiatan ini juga menghadirkan pasar murah baju pantas pakai. Pakaian layak pakai dijual dengan harga sangat terjangkau, mulai dari Rp2.000, Rp5.000, hingga Rp10.000. Seluruh pakaian tersebut merupakan hasil donasi dari anggota Aisyiyah dan simpatisan.
“Kami hanya ingin berbagi dan membantu sesama. Dananya juga berasal dari iuran anggota, simpatisan, serta dukungan dari Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS). Alhamdulillah dana dapat terkumpul dengan baik,” tuturnya.
Sebelumnya, Aisyiyah Pekalongan Barat juga rutin mengadakan program Wartis (Warung Gratis) setiap Jumat berkah. Namun setelah dilakukan evaluasi, konsep tersebut dikembangkan menjadi Lapak Murah agar masyarakat tetap memiliki unsur usaha dan kemandirian, tidak hanya menerima secara gratis.
"Melalui kegiatan Lapak Aisyiyah Sembako Murah ini, kami berharap dapat terus menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta memperkuat peran organisasi perempuan dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput,"ungkapnya.
Ketua MKS Pekalongan Barat, Laila, menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari program kerja PCA yang dilaksanakan secara berkelanjutan di setiap ranting.
“Ini program Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Pekalongan Barat yang dilaksanakan per ranting. Untuk awal ini dilaksanakan oleh Ranting Binagriya. Kegiatannya diawali senam bersama, sarapan, lalu dilanjutkan bazar tebus murah,” jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa, hasil penjualan paket sembako murah akan kembali diputar sebagai modal kegiatan bulan berikutnya, sekaligus dikombinasikan dengan infak dari anggota Aisyiyah.
“Dari uang yang terkumpul akan kita belikan lagi untuk modal bulan depan, sehingga program ini bisa terus berjalan,” tambahnya.
Untuk satu paket sembako, warga memperoleh beras 2 kilogram, minyak goreng setengah liter, gula setengah kilogram, teh, serta sayur-mayur, dengan harga tebus hanya Rp25.000, jauh di bawah harga normal yang mencapai Rp50.000.
Sementara itu, salah satu warga penerima manfaat, Sutria, warga Pringrejo, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.
“Alhamdulillah sangat membantu. Isinya beras, minyak, sayuran, mie, gula, teh. Harganya cuma Rp25.000,” ungkapnya.
Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena sangat membantu masyarakat kecil dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Pengennya sih ada terus. Bisa membantu rakyat kecil,” tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)