Rilis Berita


Berdayakan Warga Binaan Perempuan, Rutan Pekalongan Gelar Pelatihan Pembuatan Keripik Singkong Bersama Kelompok Tani Utari

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-12-29 ]

Berdayakan Warga Binaan Perempuan, Rutan Pekalongan Gelar Pelatihan Pembuatan Keripik Singkong Bersama Kelompok Tani Utari

Kota Pekalongan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan terus berkomitmen dalam memberikan pembinaan yang bermakna bagi warga binaan. Pada Kamis,(18/12/2025), Rutan Pekalongan menyelenggarakan pelatihan kemandirian khusus bagi warga binaan perempuan yang dipusatkan di Ruang Bimbingan Kegiatan. Dalam kesempatan ini, Rutan menggandeng Kelompok Tani Utari (Usaha Tani Mandiri) sebagai mitra pendamping utama untuk memberikan pelatihan pengolahan singkong menjadi keripik siap saji yang renyah, higienis, dan bernilai ekonomis.

Pelatihan ini bertujuan membekali para warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dijadikan bekal hidup setelah selesai menjalani masa pidana. Singkong dipilih sebagai bahan utama karena mudah diperoleh, memiliki harga terjangkau, serta potensial dikembangkan menjadi produk olahan pangan dengan nilai jual tinggi. Selain itu, produk keripik singkong juga memiliki pasar yang luas dan peluang usaha yang terbuka lebar.

Sejak awal kegiatan berlangsung, para warga binaan terlihat antusias. Mereka mengikuti setiap tahapan secara seksama, mulai dari pengenalan bahan baku, cara memilih singkong berkualitas, teknik pengirisan dengan ketebalan yang tepat agar menghasilkan tekstur renyah, hingga proses penggorengan yang benar dengan pengaturan suhu yang stabil. Tidak hanya itu, mereka juga diajarkan teknik pemberian bumbu dan pengemasan yang menarik agar keripik singkong mudah bersaing di pasar.

Materi pelatihan disampaikan langsung oleh Ibu Zuryah, yang akrab disapa Mbak Yung, dari Kelompok Tani Utari. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa, kualitas produk menjadi kunci keberhasilan usaha olahan pangan.

“Kunci utama dari keripik yang enak adalah pada kebersihan bahan dan ketepatan bumbu. Kami ingin ibu-ibu di sini tidak hanya sekadar bisa membuat, tapi juga memahami standar kualitas yang diinginkan konsumen. Jika kualitas dijaga, produk akan memiliki nilai jual dan peluang usaha akan terbuka lebar,” ujar Mbak Yung di sela-sela sesi praktik.

Sementara itu, Kepala Subsi Bimbingan Kegiatan Rutan Pekalongan, Eko Kurniawan, menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang secara konsisten dilaksanakan Rutan Pekalongan. Menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada pembenahan mental dan kedisiplinan, tetapi juga harus menyentuh aspek peningkatan kemampuan ekonomi warga binaan.

“Kami berharap melalui sinergi dengan Kelompok Tani Utari ini, warga binaan perempuan memiliki rasa percaya diri dan kemandirian ekonomi. Pemilihan pelatihan keripik singkong ini karena bahan bakunya mudah didapat, proses pembuatannya relatif sederhana, dan modal usaha yang dibutuhkan juga tidak besar. Ilmu yang didapat hari ini adalah modal berharga bagi mereka untuk membuka lembaran baru yang lebih produktif setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa, hasil produksi para peserta pelatihan akan dievaluasi secara berkala. Jika memenuhi standar kualitas, tidak menutup kemungkinan produk keripik singkong karya warga binaan akan dikembangkan menjadi salah satu produk unggulan Rutan Pekalongan. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan usaha kreatif di lingkungan rutan.

Melalui pelatihan ini, pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang inovatif, relevan, dan menyentuh kebutuhan nyata para warga binaan.

"Kami ingin Rutan menjadi tempat pembinaan yang tidak hanya memberikan penguatan mental dan hukum, tetapi juga mampu menjadi ruang inkubasi keterampilan dan kreativitas, sehingga para warga binaan benar-benar siap kembali ke masyarakat dengan bekal kemampuan yang bermanfaat,"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)