[ 2025-12-10 ]
Fatalitas Kecelakaan Turun 22 Persen, Satlantas Polres Pekalongan Kota Efektivitas Operasi Zebra
Kota Pekalongan – Upaya Polres Pekalongan Kota dalam menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas kembali menunjukkan hasil menggembirakan. Melalui pelaksanaan Operasi Zebra 2025, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum setempat menunjukkan penurunan signifikan, terutama pada kategori fatalitas.
Kasatlantas Polres Pekalongan Kota, AKP Andi Susanto, mengungkapkan bahwa, berdasarkan Analisa dan Evaluasi (ANEV) yang baru saja digelar di Polda, angka kecelakaan sepanjang tahun 2025 tercatat turun 22 persen untuk kasus dengan korban meninggal dunia. Penurunan ini menunjukkan efektivitas berbagai langkah preventif dan penegakan hukum yang dilakukan.
“Alhamdulillah, untuk kejadian dengan korban meninggal dunia tahun ini hanya satu kasus. Selebihnya kecelakaan ringan. Ini penurunan 22 persen dibanding tahun sebelumnya,” tutur AKP Andi usai menggelar kegiatan ramah-tamah dan ngobrol bareng bersama para awak media di R.M Sari Raos Kota Pekalongan, Senin siang (08/12/2025).
Menurutnya, penurunan angka kecelakaan tersebut tak lepas dari keberhasilan pelaksanaan Operasi Zebra yang berlangsung sejak 14 hingga 30 November 2025. Operasi berjalan aman dan lancar, dengan fokus pada penindakan pelanggaran kasat mata, terutama balap liar yang mayoritas dilakukan di area Exit Tol Setono.
Sejak dimulainya operasi, Satlantas Polres Pekalongan Kota telah mengamankan lebih dari 100 unit motor yang terlibat balap liar maupun menggunakan knalpot brong. Seluruh kasus ditindaklanjuti hingga proses persidangan sebagai bentuk penegakan hukum bagi para pelanggar.
“Penindakan balap liar menjadi prioritas karena sangat meresahkan masyarakat. Target penindakan tilang alhamdulillah tercapai 100 persen,” jelas AKP Andi.
Ia menyebut, selama Operasi Zebra sendiri, hanya terjadi satu kasus kecelakaan dengan korban luka ringan dan kerugian materi. Tidak ada insiden fatal yang tercatat.
Pihaknya memastikan akan terus memprioritaskan keselamatan pengguna jalan melalui berbagai agenda pengawasan, edukasi, dan tindakan tegas terhadap pelanggaran lalu lintas.
"Penurunan angka kecelakaan diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan keamanan di jalan raya,"pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)