[ 2025-11-21 ]
Alya Mazaya Mulkhan Raih Medali Perunggu Nasional OMI Sains 2025, MAN 1 Kota Pekalongan Cetak Banyak Prestasi
Kota Pekalongan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu siswi terbaik MAN 1 Kota Pekalongan, Alya Mazaya Mulkhan, yang saat ini duduk di kelas XII.J. Alya menjadi bagian dari kontingen Provinsi Jawa Tengah dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains 2025 bidang Biologi Terintegrasi. Dalam perjalanan panjangnya mengikuti seleksi sejak tingkat kota, provinsi, hingga nasional, Alya berhasil menorehkan pencapaian gemilang dengan meraih medali perunggu tingkat nasional.
Perjalanan Alya dimulai pada 9–12 September 2025, ketika ia mewakili MAN 1 Kota Pekalongan pada OMI Sains 2025 tingkat kota. Kompetisi pada tahap ini berlangsung ketat, diikuti oleh siswa-siswi unggulan dari berbagai sekolah. Dengan persiapan matang, ketelitian tinggi, dan kepercayaan diri, Alya berhasil meraih Juara 2 tingkat kota, sekaligus memastikan langkahnya menuju tingkat provinsi.
Pada 2–3 Oktober 2025, Alya menghadapi tantangan lebih besar pada OMI Sains 2025 tingkat provinsi. Para peserta merupakan juara-juara terbaik dari kota dan kabupaten se-Jawa Tengah. Tingkat kesulitan soal yang meningkat tak membuat Alya gentar. Dengan bimbingan guru MAN 1 Kota Pekalongan dan komitmen belajar yang tinggi, ia tampil maksimal dan meraih predikat Peserta Terbaik Provinsi, sebuah pencapaian prestisius yang mengantarkannya ke tingkat nasional.
Langkah berikutnya membawa Alya menuju OMI Sains Tingkat Nasional, yang digelar di Grand El Hajj, Tangerang, Banten pada 10–14 November 2025. Kompetisi nasional mempertemukan 44 siswa terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia, menjadikannya ajang paling bergengsi dalam kalender akademik madrasah.
Menjelang perlombaan nasional, Alya meningkatkan intensitas belajar, berdiskusi dengan pembimbing, dan memperdalam materi-materi biologis terintegrasi. Saat kompetisi berlangsung, ia tampil tenang, fokus, dan konsisten hingga akhir.
Hasilnya, Alya berhasil meraih Medali Perunggu Nasional, sebuah pencapaian luar biasa mengingat tingginya kualitas peserta dari seluruh daerah.
Kepala MAN 1 Kota Pekalongan, Mimbar, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi Alya. Ia menilai bahwa, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa potensi besar siswa dapat digali melalui disiplin belajar dan dukungan pendidikan yang tepat.
"Prestasi ini juga membuat MAN 1 Kota Pekalongan sebagai madrasah yang konsisten mencetak bibit unggul,"ujar Mimbar saat dikonfirmasi pada Kamis (20/11/2025).
Guru pembimbing, Khaqiatun Nazili A.H, turut mengapresiasi perjuangan Alya. Menurutnya, pencapaian ini merupakan buah dari ketekunan Alya serta kerja sama yang baik antara siswa, guru, dan dukungan orang tua.
“Ini adalah kebanggaan tidak hanya bagi madrasah, tetapi juga Kota Pekalongan dan Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.
Alya sendiri mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang ia raih. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan keluarga, guru, serta teman-temannya.
“Medali ini bukan akhir, tetapi awal dari amanah selanjutnya,” ungkapnya.
Bersamaan dengan penyelenggaraan OMI tingkat nasional, juga digelar Expo Madrasah Nasional, sebuah ajang bergengsi yang menampilkan kreativitas, inovasi, dan prestasi terbaik madrasah dari seluruh Indonesia.
MAN 1 Kota Pekalongan mendapat kehormatan besar karena ditunjuk mewakili Provinsi Jawa Tengah. Partisipasi ini menunjukkan bahwa MAN 1 tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam inovasi dan kreativitas siswa di tingkat nasional.
Tak hanya sukses di bidang akademik, MAN 1 Kota Pekalongan juga mencatatkan deretan prestasi non-akademik sepanjang tahun 2025. Pada gelaran POPDA Kota Pekalongan 2025, para atlet pelajar MAN 1 berhasil membawa pulang total 17 medali, terdiri dari 5 Medali Emas, 6 Medali Perak, 6 Medali Perunggu.
"Alhamdulillah capaian ini mengukuhkan MAN 1 sebagai salah satu madrasah dengan kekuatan besar di bidang olahraga pelajar,"sambung Mimbar.
Lanjutnya, selain itu, Tim Musikalisasi Teater Bayang MAN 1 Kota Pekalongan juga meraih Juara 1 Pekalongan Art Festival (PAF) ke-9 Tahun 2025. Tim yang diketuai oleh Zahra (Kelas XII) ini tampil memukau dengan membawakan lagu Roman Semesta yang diaransemen ulang dengan sentuhan teatrikal khas Teater Bayang.
Rangkaian prestasi yang diraih Alya dan MAN 1 Kota Pekalongan sepanjang tahun ini menjadi bukti bahwa kerja keras, tekad kuat, dan lingkungan belajar yang suportif dapat melahirkan generasi berprestasi.
"Keberhasilan ini diharapkan mampu menginspirasi pelajar lainnya untuk terus berjuang, percaya diri menghadapi tantangan, dan menggapai prestasi terbaik di bidang masing-masing," tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)