[ 2025-09-18 ]
Damkarmat Kota Pekalongan Berjibaku Padamkan Api Kapal Kursin di Kawasan PPNP
Kota Pekalongan – Kebakaran kapal terjadi di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara Kota Pekalongan (PPNP) pada Kamis dini hari (18/9/2025). Laporan masuk ke Posko Pemadam Kebakaran Satpol P3KP Kota Pekalongan sekitar pukul 01.30 WIB, dan tim Damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Kepala Bidang (Kabid) Damkarmat Satpol P3KP Kota Pekalongan, Kukuh Adi Sri Satyanto, menyampaikan bahwa, setiba di lokasi, api sudah membesar di salah satu kapal jenis kursin yang diketahui sedang dalam tahap perbaikan. Petugas kemudian melakukan pemadaman dengan mengerahkan dua armada pemadam kebakaran serta dibantu satu unit dari BPBD Kota Pekalongan.
“Alhamdulillah tepat pukul 05.00 WIB api berhasil dipadamkan dan tim kembali ke markas. Namun tidak lama kemudian muncul asap kembali dari kapal karena adanya sterofoam dan sejumlah material mudah terbakar lainnya. Kami pun segera kembali melakukan pemadaman lanjutan hingga proses pendinginan selesai sekitar pukul 09.00 WIB,” jelas Kukuh saat ditemui di lokasi kebakaran, Kamis (18/9/2025).
Ia menambahkan, beruntung api tidak sempat merembet ke kapal lain. Pasalnya, kapal-kapal yang berdekatan dengan lokasi kejadian langsung dipindahkan untuk menghindari potensi kebakaran meluas.
“Jika tidak segera dipindahkan, sangat berisiko menjalar ke kapal-kapal di sekitarnya. Syukurlah hal itu bisa diantisipasi dengan cepat,” ungkapnya.
Mengenai dugaan penyebab kebakaran, pihak Damkar belum bisa memastikan. Meski demikian, ada laporan dari masyarakat bahwa saat kejadian kapal sedang dalam proses pengelasan.
“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab pastinya. Dugaan awal ada aktivitas perbaikan, mungkin pengelasan, tapi masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” kata Kukuh.
Dalam peristiwa ini, ia menyebut, beruntung tidak ada korban jiwa. Sementara untuk kerugian materiil, pihaknya juga belum dapat menaksir jumlah pasti. Hanya saja, karena kapal sedang dalam tahap perbaikan, peralatan dan perlengkapan belum banyak terpasang sehingga yang terbakar mayoritas hanya bagian kapal.
Kukuh mengungkapkan bahwa, tim Damkarmat sempat mengalami kendala dalam proses pemadaman.
“Kapal berada di air sehingga akses masuk agak sulit. Ditambah lagi sumber air di sekitar lokasi cukup jauh, membuat suplai air sempat terhambat. Meski begitu, berkat kerja sama tim, api tetap bisa ditangani hingga tuntas,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, Kukuh mengimbau kepada seluruh pemilik kapal agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kapal sedang dalam proses perbaikan.
“Kapal dalam kondisi perbaikan rawan sekali terjadi kebakaran. Untuk itu, harus ada penjaga yang siaga 24 jam sehingga jika muncul potensi kebakaran bisa segera terdeteksi dan ditangani. Kami juga menganjurkan agar setiap kapal dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sehingga apabila ada api kecil bisa segera dipadamkan sebelum membesar,” tegasnya.
Diungkapkan Kukuh, dengan respons cepat tim Damkarmat dan dukungan berbagai pihak, kebakaran di PPNP ini berhasil ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa.
"Peristiwa tersebut sekaligus menjadi peringatan dan himbauan bagi seluruh pemilik kapal untuk lebih waspada dalam menjaga keselamatan aset perikanan di Kota Pekalongan,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)