[ 2025-09-03 ]
Kapolres Pekalongan Kota Minta Maaf, Dukung Usut Tuntas Kasus Ojol Dilindas Rantis
Kota Pekalongan – Polres Pekalongan Kota menyampaikan permohonan maaf dan bela sungkawa mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang dilindas kendaraan taktis (rantis) di Jakarta.
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi saat ditemui pada aksi damai dan doa bersama pengemudi ojek online di stadion Hoegeng, Sabtu (30/8/2025), menegaskan bahwa institusi kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut. “Kami dari institusi kepolisian memohon maaf yang sebesar-besarnya dan mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara Affan Kurniawan di Jakarta. Kita sepakat bahwa menuntut dengan seadil-adilnya, kita ikuti proses sidang kode etik yang dilaksanakan oleh Mabes Polri. Artinya, kita juga menindak tegas pelaku atau oknum yang melakukan penindasan kepada ojek online,” tandasnya.
Ia menambahkan, dukungan penuh diberikan agar proses hukum berjalan transparan dan adil. “Kami mendukung sepenuhnya upaya mengusut tuntas kasus ini agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan apresiasi atas solidaritas para pengemudi ojek online di Pekalongan, Batang, dan sekitarnya yang hadir memberikan doa dan empati untuk almarhum. “Kami mengucapkan terima kasih kepada gerakan ojek online di Kota Pekalongan, Batang, dan sekitarnya yang sudah hadir memberikan empati dan perhatian kepada almarhum Affan Kurniawan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kepolisian akan terus menjaga komunikasi dengan masyarakat, termasuk komunitas ojek online, untuk mencegah kesalahpahaman serta memastikan keamanan bersama.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)