Rilis Berita


Pemkot Evakuasi Barang dan Dokumen Pascaaksi Anarkis

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-09-01 ]

ASN dan Tenaga Non ASN Bahu-Membahu Evakuasi Barang dan Dokumen Pascaaksi Anarkis

Kota Pekalongan - Pasca terjadinya aksi anarkis oleh sejumlah oknum yang mengakibatkan kerusakan parah di Kompleks Gedung Pemerintah Kota (Pemkot) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekalongan, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama tenaga non ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bahu-membahu melakukan kerja bakti massal, Senin (1/9/2025).

Kegiatan kerja bakti tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan, Nur Priyantomo. Para ASN dan tenaga non ASN membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan perusakan, sekaligus mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Beberapa armada truk dan mobil dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dikerahkan untuk mengangkut puing dan memindahkan perlengkapan yang masih bisa digunakan ke lokasi yang lebih aman.

“Kami ingin memastikan bahwa pasca kejadian kemarin, pelayanan publik tetap berjalan, meskipun dengan kondisi gedung yang terdampak. Oleh karena itu, hari ini seluruh ASN dan tenaga non ASN turun bersama melakukan kerja bakti, membersihkan puing-puing, serta mengevakuasi dokumen maupun peralatan yang masih bisa dipakai,” tutur Sekda Nur Pri, sapaan akrabnya usai memimpin apel luar biasa di Halaman BPKAD Kota Pekalongan.

Menurutnya, aksi gotong royong ini bukan hanya sebagai bentuk penanganan darurat, tetapi juga wujud solidaritas aparatur Pemkot Pekalongan untuk bangkit dari musibah. Ia menegaskan, meski fasilitas rusak, semangat untuk melayani masyarakat tidak akan luntur.

“Kita tidak boleh larut dalam kesedihan. Justru momentum ini menjadi penguat kebersamaan ASN dan tenaga non ASN, bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama,” tambahnya.

Pantauan di lapangan, sejumlah meja, kursi, dokumen, serta peralatan elektronik yang masih utuh dipindahkan menggunakan truk DLH menuju tempat penyimpanan sementara. Sementara itu, sisa-sisa kaca pecah, kayu terbakar, dan puing bangunan dikumpulkan untuk dibuang ke tempat yang aman.

Beberapa OPD juga mengirimkan personel tambahan untuk mempercepat proses pembersihan. Suasana kerja bakti terlihat penuh semangat meskipun para ASN dan non ASN harus mengenakan masker dan sarung tangan demi mengantisipasi debu dan serpihan berbahaya.

Sekda Nur Priyantomo menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran ASN, tenaga non ASN, dan dukungan DLH. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas Kota Pekalongan.

“Kerusakan gedung bisa diperbaiki, tetapi yang terpenting adalah tetap menjaga persatuan, ketertiban, dan semangat membangun kota ini. Meski untuk sementara waktu beberapa layanan akan dipindahkan ke lokasi alternatif, kami memastikan masyarakat tetap bisa mengakses pelayanan publik tanpa hambatan berarti,"tukasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)