[ 2025-09-01 ]
Gelar GPM Serentak, Pemkot dan BULOG Sediakan Sembako Murah untuk Warga
Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) setempat bekerja sama dengan Perum BULOG kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh kecamatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Pertanian yang dilaksanakan di 7.285 kecamatan se-Indonesia dari 38 provinsi. Di Kota Pekalongan sendiri, GPM berlangsung di empat kecamatan, yakni Kecamatan Pekalongan Barat, Timur, Utara, dan Selatan.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinperpa Kota Pekalongan, Ani Kusumaningrum, menyampaikan bahwa, pelaksanaan GPM dilakukan serentak secara daring setelah mengikuti arahan zoom meeting dari Kementerian Pertanian. Pihaknya memastikan ketersediaan komoditas pangan pokok dengan harga terjangkau agar masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Dari Dinperpa Kota Pekalongan, kami mendistribusikan beras sebanyak 1 ton, gula pasir 100 sack, dan minyak goreng 133 liter di setiap kecamatan. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi karena mereka bisa mendapatkan paket sembako dengan harga lebih terjangkau dibandingkan di pasaran,” terang Ani di sela-sela monitoring pelaksanaan GPM serentak di Kecamatan Pekalongan Barat, Sabtu (30/8/2025).
Ani menambahkan bahwa, GPM merupakan strategi pemerintah untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di tengah dinamika pasar.
“Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi pemerintah pusat, daerah, dan BULOG dalam memastikan masyarakat tetap memiliki akses pangan murah berkualitas,” imbuhnya.
Sementara itu, Asisten Manager Business Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah, Dinastian, mengungkapkan bahwa, pihaknya mendapat mandat dari Perum BULOG Pusat untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan GPM. BULOG menyalurkan beras SPHP khusus untuk Kota Pekalongan sebanyak 200 pack di setiap kecamatan.
“Untuk harga serentak di seluruh Indonesia, beras SPHP dijual Rp60.000 per kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15.500 per liter, dan gula pasir Rp16.000 per kilogram. Kami pastikan stok beras masih aman karena Kementerian Pertanian juga telah menugaskan BULOG untuk melakukan penyerapan gabah besar-besaran dari petani lokal. Jadi di gudang BULOG saat ini stok beras penuh dan siap digunakan untuk menjaga stabilisasi harga pangan murah,” jelas Dinastian.
Dengan adanya GPM, ia berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, inflasi daerah terkendali, dan ketahanan pangan nasional semakin kuat.
"Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kementerian Pertanian, Pemda serta berbagai stakeholder lainnya agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar,"tegasnya.
Kegiatan GPM ini pun disambut positif oleh masyarakat. Salah satunya Wahyuningsih, warga Kelurahan Sapuro Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pangan murah tersebut.
“Ini barusan saya beli paket sembako berupa beras, minyak goreng, dan gula pasir. Di pasaran harganya biasanya jauh lebih mahal. Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan kembali, supaya masyarakat kecil, terutama yang ekonominya rendah, bisa terbantu,” tutupnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)