[ 2025-08-27 ]
Sampah Rumah Tangga Disulap Jadi Pupuk Cair, TP PKK Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
Kota Pekalongan – TP PKK Kota Pekalongan melalui Pokja III bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan menggelar pelatihan pembuatan pupuk cair organik bagi para kader PKK tingkat kecamatan dan kelurahan, berlangsung di gedung Diklat, Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memanfaatkan limbah rumah tangga sekaligus mendukung upaya pengelolaan sampah di Kota Pekalongan.
Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari tugas pokok dan fungsi Pokja III, yakni mendorong pemanfaatan sampah rumah tangga agar tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat.
“Harapannya, sampah organik yang biasanya terbuang bisa diolah menjadi pupuk cair. Selain ramah lingkungan, pupuk ini juga dapat menyuburkan tanah dan meningkatkan kualitas tanaman, bahkan lebih baik daripada pupuk kimia. Dengan begitu, sedikit demi sedikit kita bisa beralih ke pupuk organik tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan,” jelasnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinperpa Kota Pekalongan yang juga menjadi Koordinator Pokja III TP PKK, Lili Sulistyawati menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pengelolaan sampah rumah tangga, mengingat Kota Pekalongan saat ini masih menghadapi masa darurat sampah.
“Sampah terbesar biasanya berasal dari rumah tangga. Oleh karena itu, ibu-ibu Pokja III kami latih agar dapat mengolah sisa bahan makanan atau limbah dapur menjadi pupuk cair yang sangat bermanfaat untuk kesuburan tanaman,” tandasnya.
Ia menyebutkan pelatihan diikuti oleh kader TP PKK dari 4 kecamatan dan 27 kelurahan se-Kota Pekalongan. Para peserta sebelumnya juga telah mendapatkan pelatihan budidaya ikan lele dalam ember dan penanaman tanaman pangan. Dengan adanya keterampilan baru membuat pupuk cair, diharapkan peserta bisa menularkan pengetahuan yang didapat kepada lingkungan sekitar untuk bisa lebih mandiri dalam menjaga keberlanjutan tanaman pangan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
“Pupuk cair ini akan menjadi sumber nutrisi bagi tanaman pangan yang ditanam oleh masyarakat. Jika tanaman tumbuh subur, hasil panen juga meningkat, dan hal ini tentu sangat membantu dalam memperkuat ketahanan pangan di Kota Pekalongan,” tukasnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)