Rilis Berita


Pemkot Pekalongan Dorong ASN Miliki Rumah Sendiri Lewat Program KPR

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-08-27 ]

Pemkot Pekalongan Dorong ASN Miliki Rumah Sendiri Lewat Program KPR

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), salah satunya melalui pemenuhan kebutuhan perumahan yang layak dan terjangkau. Bekerja sama dengan Bank Jateng dan sejumlah pengembang di Kota Pekalongan, Pemkot resmi memperkenalkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) khusus bagi ASN PNS dan PPPK, serta masyarakat berpenghasilan rendah.

Program ini disosialisasikan dalam acara yang berlangsung di Ruang Jlamprang, Setda Kota Pekalongan, Selasa (26/8/2025).

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, atau yang akrab disapa Mas Aaf, menegaskan bahwa, kepemilikan rumah merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi para pegawai.

“Kami dari Pemkot bekerja sama dengan Bank Jateng kini menghadirkan program KPR dengan suku bunga rendah, yang lebih ringan dibandingkan perbankan lainnya. Untuk tahap awal, program ini kami prioritaskan bagi ASN PNS dan PPPK, khususnya mereka yang masih muda dan berada pada usia produktif. Investasi rumah dan tanah nilainya cenderung naik, berbeda dengan kendaraan atau gawai yang justru terus menurun,” terangnya.

Mas Aaf mendorong ASN baru untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. Menurutnya, program KPR dengan skema ringan ini bisa menjadi jalan bagi para pegawai untuk memiliki rumah sendiri sejak dini.

“Ada sekitar 450 unit rumah yang sudah disiapkan oleh 9 pengembang. Jadi ASN bisa langsung memilih sesuai kebutuhan dan kemampuan. Kami berharap, ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai Pemkot Pekalongan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Digital dan Bisnis Konsumer Bank Jateng, Eko Tri Prasetyo, menjelaskan lebih rinci terkait skema pembiayaan yang ditawarkan.

“Bunga KPR hanya 5 persen per tahun dengan cicilan sekitar Rp1,1 juta hingga Rp1,2 juta per bulan. Tenor pembiayaan bisa sampai 20 tahun. Rumah yang ditawarkan berkualitas bagus, modern, serta telah dilengkapi fasilitas umum yang memadai. Kami juga akan melakukan monitoring untuk memastikan lingkungan perumahan tetap aman dan layak huni,” jelas Eko.

Selain menyasar ASN dan PPPK, ke depan program ini juga akan dibuka untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sehingga semakin banyak warga Kota Pekalongan yang bisa menikmati rumah layak huni dengan biaya terjangkau.

"Kami berharap, dengan memiliki rumah sendiri, ASN akan lebih tenang dalam bekerja, karena salah satu kebutuhan pokoknya sudah terpenuhi,” pungkasnya.

(Tim Liputan Kominfo/Dian)