Rilis Berita


Lomba Memasak Nasgor dengan Kompor Listrik

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-08-19 ]

Semarak HUT ke-80 RI,  PLN UP3 Pekalongan dan Pemkot Helat Lomba Memasak Nasgor dengan Kompor Listrik

Kota Pekalongan -  PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pekalongan bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dindagkop-UKM setempat menghelat Lomba Memasak Nasi Goreng (Nasgor) menggunakan Kompor Listrik. Kegiatan ini mengusung Electrifying Lifestyle Cooking Competition "Memasak Hemat, Usaha Meningkat" di Area Blok C Lantai 1 Bangunan Baru Kompleks Pasar Banjarsari Kota Pekalongan, Selasa (19/8/2025). Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya mengungkapkan, kegiatan ini selain untuk memeriahkan HUT ke-80 RI juga mengajak para ibu untuk memasak dengan menggunakan kompor listrik.

"Selain ramah lingkungan kompor listrik juga lebih hemat. Pemerintah mendorong perubahan penggunaan gas ke listrik bahkan kendaraan yang awalnya hanya BBM sekarang sudah banyak yang memanfaatkan listrik," ungkap Inggit.

Menurut Inggit, kompor listrik mudah digunakan dan lebih safety (aman) karena bisa di-timer. Mengingat, masyarakat awam masih banyak yang belum paham dengan penggunaan kompor listrik, melalui kegiatan ini diharapkan mereka akan semakin paham dan dapat memanfaatkannya untuk beralih dari penggunaan kompor gas ke listrik.

Manager PLN UP3 Pekalongan, Nurhidayanto Nugroho atau yang akrab disapa Nugroho menyebutkan, kegiatan semarak HUT RI ini dilaksanakan di Pasar Banjarsari dengan melibatkan pelaku UMKM dan organisasi wanita di Kota Pekalongan sebanyak 30 tim.

"Kami mengajak masyarakat, mengenalkan pemakaian kompor listrik yang lebih efisien. Terlebih, dengan teknologi yang ada serba canggih ini tentu lebih aman. Mungkin belum ada program khusus tetapi melalui kegiatan ini kami akan lakukan bertahap, supaya masyarakat bisa memahami penggunaan kompor listrik dan merasakan manfaatnya," ujarnya.

Dijelaskan, menggunakan kompor listrik bisa lebih hemat, mampu efisiensi biaya 30-40 persen pemakaian dengan tarif non subsidi.

Peserta lomba memasak dari PKK Kelurahan Kuripan Yosorejo, Dwi Yuniarti mengaku belum pernah memakai kompor listrik. Sebelumnya, ia dahulu dari memakai minyak tanah beralih ke pemakaian gas, sekarang dari gas akan mencoba beralih ke kompor listrik.

"Penggunaan kompor listrik tak begitu susah, informasinya pemakaian dayanya tidak begitu tinggi, bisa diatur sesuai kebutuhan kita. Memang lebih praktis, kompor listrik ini tidak perlu bawa tabung gas atau beli gas," terangnya sembari mempersiapkan menu nasi goreng seafood untuk lomba ini.

Hal senada diungkapkan, peserta lomba memasak dari pedagang konveksi Pasar Banjarsari, Sri Setya Ningsih yang mengaku senang dengan adanya lomba ini. Menurutnya, lebih praktis menggunakan kompor listrik. Ia berharap, ke depannya Pasar Banjarsari makin ramai usai diresmikan. (Dinkominfo/Laila/Dian)