Rilis Berita


Donor Darah HUT ke-80 RI di Rutan Pekalongan

Responsive image


Silakan login terlebih dahulu untuk mendownload dokumentasi kegiatan ini.

[ 2025-08-17 ]

Setetes Darah untuk Negeri, Rutan Pekalongan Semarakkan HUT ke-80 RI

Kota Pekalongan – Memaknai kemerdekaan tidak hanya dapat dilakukan dengan upacara dan perlombaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang membawa manfaat bagi sesama. Inilah yang diwujudkan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada Kamis (14/8/2025), Rutan Pekalongan menggelar kegiatan sosial donor darah bertajuk Setetes Darah untuk Negeri di Hotel Santika Kota Pekalongan. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB tersebut diikuti oleh Kepala Rutan Pekalongan Nanang Adi Susanto, pejabat struktural, pegawai, CPNS, serta anggota Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Rutan Pekalongan.

Pelaksanaan donor darah ini merupakan hasil kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekalongan yang menurunkan empat tenaga kesehatan terlatih.

Sebelum proses pengambilan darah dimulai, setiap peserta menjalani tahapan pemeriksaan awal yang meliputi pengecekan riwayat kesehatan, pengukuran tekanan darah, peninjauan konsumsi obat terakhir, hingga pemeriksaan kadar hemoglobin. Hanya mereka yang dinyatakan memenuhi syarat kesehatan yang kemudian diperbolehkan untuk mendonorkan darahnya.

Kepala Rutan Pekalongan, Nanang Adi Susanto, mengapresiasi tingginya partisipasi dari seluruh jajarannya.

“Selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh, donor darah adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap sesama. Setetes darah yang kita sumbangkan bisa menjadi penyelamat nyawa bagi orang lain,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan donor darah ini bukan sekadar agenda seremonial peringatan HUT RI, tetapi juga bagian dari komitmen Rutan Pekalongan dalam menumbuhkan semangat solidaritas, rasa kemanusiaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan semangat kemerdekaan yang terus menyala, ia berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi positif setiap tahun, sekaligus menginspirasi masyarakat luas untuk ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan.

“Merdeka bukan hanya soal kebebasan, tetapi juga keberanian untuk berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan. Melalui Setetes Darah untuk Negeri, hal ini membuktikan bahwa peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dapat dimaknai dengan langkah-langkah kecil yang berdampak besar, membawa harapan baru bagi sesama, dan menguatkan semangat persatuan,"tukasnya.

(Tim Liputan Kominfo/Dian)