[ 2025-07-16 ]
Sekolahku Keluargaku, SMP Salafiyah Tumbuhkan Rasa Nyaman dan Hormat Sejak Hari Pertama MPLS
Kota Pekalongan - SMP Salafiyah mengawali tahun ajaran 2025/2026 dengan semangat baru yang berbeda dari tahun sebelumnya. Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai lebih awal dengan rangkaian persiapan yang matang untuk menyambut siswa baru, khususnya kelas VII.
Kepala SMP Salafiyah, Qurotul Aini melalui Waka Kesiswaan setempat, Linas Marisa saat ditemui pada kegiatan MPLS, Senin (14/7/2025) menyampaikan bahwa sekolah memulai kegiatan sejak tanggal 6 hingga 8 Juli melalui Pra MPLS yang secara khusus melibatkan murid dan orang tua. Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi menyeluruh mengenai program sekolah serta memperkenalkan budaya dan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh SMP Salafiyah.
“Pada momen awal ini, kami menyodorkan konsep ‘Zona Harapan’ kepada para orang tua dan murid baru sebagai simbol komitmen bersama dalam membentuk generasi yang berkarakter. Penyambutan dilakukan hangat dengan melibatkan OSIS yang mengaplikasikan prinsip 5S yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Mereka turut mengantar adik-adik kelas ke ruang masing-masing,” terangnya.
Setiap sesi kegiatan diisi dengan ice breaking dan dibuka sesi tanya jawab untuk memberikan ruang interaksi kepada peserta didik baru. Ia menyebutkan tahun ini, SMP Salafiyah menerima 224 siswa baru, terdiri dari 121 siswa putra dan 103 siswa putri. Dengan mengusung tema “Sekolahku, Keluargaku”, pihaknya berharap para siswa merasa nyaman dan memiliki ikatan emosional yang kuat selama menempuh pendidikan.
"Ketika anak merasa nyaman, akan tumbuh sikap hormat kepada guru sebagai orang tua di sekolah. Ini akan membentuk karakter religius sesuai visi misi kami mencetak generasi berakhlakul karimah,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia MPLS, Syarif Hidayatullah menjelaskan bahwa kegiatan pembukaan tahun ajaran kali ini juga diselingi dengan kegiatan Kemah yang diselenggarakan pada 10–12 Juli di Mako Brimob Kalibanger.
“Alhamdulillah, kegiatan ini memberi dampak positif. Anak-anak belajar disiplin dan banyak mendapatkan pengalaman baru. Orang tua pun memberikan respon positif terhadap program ini,” tuturnya.
Selanjutnya, pada 14–16 Juli, sekolah menggelar MPLK atau Masa Pengenalan Lingkungan Kelas dengan melibatkan pemateri dari instansi eksternal sesuai juknis pemerintah, seperti BNN dan Dinas Komunikasi dan Informatika melalui relawan TIK.
“Kami mengangkat tema Bijak Bermedsos, karena fenomena penggunaan gadget saat ini sudah tidak terpisahkan dari kehidupan anak. Tujuan kami adalah membentengi mereka dengan wawasan digital yang sehat dan bertanggung jawab,” lanjutnya.
Dengan berbagai kegiatan MPLS, diharapkan SMP Salafiyah mampu mencetak generasi unggul, berkarakter, serta mampu beradaptasi dengan tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan budaya sekolah.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)